Senin, 28 April 2014

hidup didunia seakan-akan orang asing dan pengembara


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Saya sering mendapat petuah bahwa hidup itu hanya mampir minum (urip iku mung mampir ngombe). Kala itu saya menanggapi biasa saja petuah itu, belum tergerak mendalami petuah itu. Petuah itu ternyata sangat relevan dan  bersesuaian dengan hadis Nabi Saw yang terdapat dalam 40 hadist Arbain Imam Nawawi.

Dari Ibnu Umar ra berkata : 

"Bahwa Nabi Saw memegang pundak kedua pundak saya seraya bersabda : Jadilah engkau di dunia seakan-akan orang asing atau pengembara “, Ibnu Umar berkata : Jika kamu berada di sore hari jangan tunggu pagi hari, dan jika kamu berada di pagi hari jangan tunggu sore hari, gunakanlah kesehatanmu untuk (persiapan saat) sakitmu dan kehidupanmu untuk kematianmu “ 
(HR Bukahri).

Selasa, 15 April 2014

Memakan Bawang Dan Sejenisnya Menurut Islam


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Ini merupakan permasalahan yang sangat penting, mengingat sebagian umat tidak banyak yang mengetahui hukumnya. Manakala kita diperintahkan agar mengenakan pakaian yang bagus dan penampilan yang indah ketika hendak ke masjid, ada sebagian orang yang justeru sebaliknya; berpakaian lusuh, tidak terawat dan bahkan dengan -ma’af- bau badan yang sangat menyengat.!? Terlebih lagi, bila mereka itu baru saja menghisap ‘rokok’ dan dengan tanpa mencuci bau mulut, langsung shalat. Tak ayal lagi, bau pakaiannya sekaligus bau mulutnya ketika membaca takbir dan lafazh shalat lainnya tentu sangat mengganggu ‘kekhusyuan’ orang yang shalat di sampingnya.

Senin, 14 April 2014

Adab Ziarah Kubur Sesuai Syariat


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم




Segala puji hanya bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala, Dzat yang telah menciptakan hidup dan mati untuk menguji manusia siapa yang terbaik amalannya. Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan juga kepada keluarganya, shahabatnya, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik.

Ketahuilah hamba-hamba Allah, sadar atau tidak sadar, kita semua saat ini sama-sama sedang menuju garis akhir kehidupan kita di dunia, meskipun jaraknya berbeda-beda setiap orang. Ada yang cepat, ada yang lama. Tetapi, perlahan tapi pasti, setiap orang menuju garis akhir kehidupannya di dunia, itulah kematian. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : 

Jumat, 11 April 2014

Membiasakan Tafakkur


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Membiasakan tafakkur adalah tradisi seorang mukmin. Allah menyebut kegiatan bertafakkur sebagai kebiasaan orang-orang yang berakal, Ulil Albaab. Dia SWT berfirman:
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka."(QS. Ali Imran 190-191).

Rabu, 02 April 2014

HIKMAH MENIKMATI


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم



Menikmati adalah kemampuan seseorang menerima apa yang ada, menghadapi sesuatu yang dirasakan kurang memuaskan tapi dijalaninya dengan ikhlas dan penerimaan penuh: tanpa mengeluh, tanpa menggerutu dan tanpa berkata-kata yang tidak perlu. Menikmati akan muncul dari kemampuan menghayati. Tanpa menghayati tak akan ada kemampuan menikmati. Menikmati adalah salah satu bentuk bersyukur. Semakin sering seseorang menghayati, semakin sering ia menikmati, semakin sering ia menikmati akan semakin sering bersyukur, semakin sering ia bersyukur akan semakin sehat jiwanya.